Dolar Amerika Serikat melemah pada Kamis (16/07) pagi terhadap mata uang berisiko di tengah tanda-tanda kemajuan pengembangan vaksin covid-19, bahkan meski kasus virus terus bertambah dan investor resah atas meningkatnya ketegangan Cina-AS.
Indeks dolar AS turun tipis 0,01% di 96,032 menurut data sampai pukul 09.19 WIB. EUR/USD naik 0,01% di 1,1412 ditopang harapan bahwa para pemimpin Eropa dapat menyetujui dana pemulihan mengutip laporan yang dilansir Reuters Senin (16/07) pagi.
Hingga pukul 09.17 WIB, rupiah menguat 0,36% di 14.560,0 per dolar AS.
AUD/USD turun 0,21% di 0,6993 dan GBP/USD melemah 0,08% ke 1,2571 pukul 09.23 WIB meski hasil uji coba awal cukup positif dari tes vaksin eksperimental perusahaan AS Moderna sebelumnya.
Pasar menunggu data pertumbuhan Cina pagi ini untuk mengetahui bagaimana pemulihan ekonomi terbesar kedua di dunia itu dari covid-19.
Hasil studi menunjukkan seluruh 45 sukarelawan sehat yang diberi suntikan dosis vaksin Moderna memiliki antibodi pembunuh virus tingkat tinggi, meskipun kemanjuran obat eksperimental ini dalam menghentikan virus masih belum jelas.
Sentimen negatif pun masih menyelimuti pasar di tengah kekhawatiran dari lonjakan kasus covid-19 di seluruh Amerika Serikat di mana kasus baru meningkat sekitar 60.000 per hari.