© Reuters.

Harga minyak turun pada Jumat (17/07) pagi ini. Pelemahan komoditas ini terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian pemulihan permintaan bahan bakar global seiring bertambahnya kasus covid-19 di beberapa negara tepat di kala negara produsen utama bersiap untuk melonggarkan pembatasan produksi.
Harga minyak WTI turun tipis 0,05% di $40,73 per barel dan harga minyak Brent turun 0,21% ke $43,28 per barel menurut data pukul 10.12 WIB.
Pada Kamis seperti dikutip Reuters Jumat (17/07) pagi, Amerika Serikat melaporkan sedikitnya 75.000 kasus baru covid-19 dan ini menjadi catatan rekor harian baru. Spanyol dan Australia juga melaporkan lonjakan harian tertingginya lebih dari dua bulan serta kasus-kasus virus terus mengalami peningkatan di India dan Brasil sehingga berpotensi mendorong tindakan pembatasan.
Dua acuan minyak tersebut turun 1% pada hari Kamis setelah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, sepakat untuk memangkas rekor penurunan pasokan sebanyak 9,7 juta barel per hari (bph) yang diberlakukan awal tahun ini sebanyak 2 juta barel per hari mulai Agustus.
Tetapi penambahan produksi sebenarnya akan mendekati angka 1,1 juta barel per hari lantaran negara-negara seperti Irak – yang menghasilkan kelebihan produksi dibandingkan dengan komitmennya untuk mengurangi pasokan pada Mei hingga Juli – sepakat untuk menambah pengurangan yang lebih besar pada Agustus dan September.