© Reuters.

Oleh Bryan Wong
Harga emas turun pada Jumat (17/07) pagi di Asia. Turunnya harga emas ini dipengaruhi oleh harapan baru hasil uji coba awal vaksin covid-19 pada manusia baik dari AS dan Inggris, serta Bank Sentral Eropa (ECB) memberi isyarat kemungkinan mempertahankan suku bunga dan stimulus tidak berubah dalam waktu dekat.
Harga emas berjangka turun 0,10% di $1.798,45 per ons pukul 10.47 WIB dan XAU/USD naik 0,11% ke $1.799,11 mengutip data .
Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengatakan pada pertemuan Dewan Gubernur ECB pekan ini bahwa ECB menganggap stimulus moneter di Eropa diperlukan dalam waktu dekat sehingga ini memicu selera risiko investor.
Di AS, Moderna (NASDAQ:MRNA) mengumumkan hasil positif awal pekan ini dari uji coba tahap awal vaksin covid-19, yang mengembangkan antibodi penetralisasir dalam aliran darah semua peserta.
Ilmuwan Inggris juga telah melaporkan terobosan baru. Percobaan vaksin covid-19 yang dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Oxford yang melibatkan 5.000 sukarelawan saat ini sedang berlangsung di Brasil. Perusahaan farmasi AstraZeneca (LON:AZN) juga telah setuju untuk memproduksi masal vaksinnya.
“Tim ini benar-benar ada di jalurnya,” David Carpenter, ketua Komite Etika Penelitian Berkshire, mengatakan kepada The Telegraph. Jika vaksin ini terbukti efektif, Carpenter memperkirakan bahwa vaksin mulai akan tersedia pada awal September. Hal ini juga mendorong sentimen harapan pemulihan ekonomi dalam waktu dekat.
Sementara itu dari tanah air, sampai pukul 09.07 WIB Jumat pagi ini harga emas Antam (JK:ANTM) per gram turun Rp5.000 dari hari Kamis menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia. Sebelumnya, harga emas Antam mencapai Rp949.000 dan harga terakhir kini turun ke Rp944.000.