© Reuters.

Oleh Arry Raymond
Harga emas naik tipis, tetapi masih sempat turun pada hari Kamis (16/07), setelah penjualan ritel bulan Juni menunjukan hasil yang lebih baik dari perkiraan.
Penjualan ritel AS naik 7,5% pada bulan Juni menyusul peningkatan 18,2% pada bulan Mei, menurut data terbaru dari Departemen Perdagangan AS. Ekonom mengharapkan peningkatan 5% untuk bulan Juni.
Segera setelah rilis data itu, Emas Berjangka Agustus naik tipis, dan perdagangan terakhir di $ 1,808.20 per ons, sementara emas spot XAU/USD di level  $1.805.88 per ons.
Penjualan inti, tidak termasuk penjualan kendaraan, naik 7,3% bulan lalu, mengalahkan prediksi kenaikan 5%.
Bahkan kelompok kontrol laporan, yang tidak memasukan sektor mobil, gas, bahan bangunan, dan layanan makanan, naik 5,6%, juga mengalahkan ekspektasi.
Meskipun ada kenaikan penjualan ritel pada bulan Juni, itu sudah menjadi berita lama, karena pemulihan ekonomi di AS sedang terancam oleh meningkatnya jumlah kasus covid-19, kata ekonom senior CIBC Capital Markers Andrew Grantham.
“Lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara bagian pada paruh kedua Juni, yang mengarah pada pengetatan kembali pembatasan di beberapa bidang dan kemungkinan berkurangnya keinginan konsumen untuk melakukan pembelian secara bebas, tampaknya telah sedikit membebani data mobilitas nasional selama paruh pertama Juli, ”kata Grantham. “Ketidakpastian seputar besarnya tunjangan pengangguran setelah akhir bulan ini juga bisa menyebabkan konsumen menjadi lebih berhati-hati sejak awal Juli.